Tugas Softskill Manajemen Layanan Sistem Informasi (2)
- Information Technology Library atau
Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi
ITIL atau Information Technology Infrastructure Library (Bahasa
Inggris, diterjemahkan Pustaka Infrastruktur Teknologi
Informasi), adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur,
pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan
dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan
TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar
dari Office of
Government Commerce (OGC) Britania Raya.
ITIL memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktik TI penting dengan
daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan
segala jenis organisasi TI.
Walaupun
dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an,
penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan
spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya
yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service
Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan)
- Komponen dari ITIL (Information Technology
Infrastructure Library )
1.
Service Strategy
Service
Strategy merupakan inti dari siklus hidup ITIL. Memberi panduan
bagaimana merancang dan mengimplementasikan layanan TI sebagai bagian dari aset
strategis perusahaan. Service Strategy mendefinisikan konsep utama
dari ITIL, sebagai panduan dasar dalam perancangan keseluruhan siklus
hidup ITIL. Service Strategy memberikan panduan dalam
pengembangan Service Design, Service Transition, Service
Operation dan Continual Service Improvement. Proses inti
dari Service Strategy antara lain;
1. Strategy Management for IT Service,
2. Service Portfolio Management,
3. Financial Management for IT Service,
4. Demand Management,
5. Business Relationship Management.
2.
Service Design
Service
Design memberikan arahan untuk perancangan dan pengembangan layanan serta
proses-proses manajemen layanan, mencakup prinsip dan metode untuk menerjemahkan
tujuan strategis kedalam portfolio layanan dan aset layanan. Service
Design dimulai dari pengaturan kebutuhan bisnis hingga selesainya
pengembangan dari perancangan solusi layanan. Terdapat 5 (lima) aspek
dalam Service Design, antara lain;
1.
Solusi layanan untuk layanan baru atau perubahan
layanan,
2.
Sistem informasi manahemen dan tools,
3.
Teknologi dan arsitektur manajemen,
4.
Proses,
5.
Metode pengukuran dan matriks.
3.
Service Transition
Service Transition fokus
pada seluruh aspek layanan, memberikan arahan pengembangan dan perbaikan untuk
transisi layanan baru atau perubahan layanan. Merupakan implementasi dan
adaptasi dari Service Design. Service Transition merencanakan dan
mengkordinasikan sumber daya (resource)sehingga menjamin kebutuhan
dari Service Strategy yang dituliskan dalam Service
Design untuk dirilis pada Service Operation Service
Transition yang memberikan panduan kepada perusahaan untuk mengelola
segala bentuk perubahan yang terjadi pada layanan dan proses manajemen layanan
agar dapat mengontrol resiko dari perubahan.
4.
Service Operation
Service
Operation memberi panduan dalam implementasi dari manajemen operasi
layanan. Service Operation menyampaikan layanan kepada pelanggaran
dan mengatur aplikasi, teknologi dan infrastruktur yang mendukung penyampaian
layanan. Merupakan tahap yang menyampaikan nilai layanan kepada bisnis secara
langsung. Service Strategy mendefinisikan nilai yang akan disampaikan
pada layanan, Service Design mendefinisikan bagaimana merancang
layanan agar dapat menyampaikan suatu nilai, Service
Transition mengubah rancangan menjadi layanan yang
sebenarnya, Service Operation menjamin bahwa layanan dan nilai dari
layanan dapat tersampaikan.
5.
Continual Service
Improvement
Continual Service
Improvement berkaitan dengan perbaikan nilai kepada pelanggan melalui
evaliasi yang berkelanjutan dan perbaikan dari kualitas layanan. Continual
Service Improvement mengkombinasikan antara prinsip, praktis dan metode
dari manajemen kualitas, manajemen perubahan, memperbaiki kapabilitas,
memperbaiki setiap tahap dari siklus hidup ITIL, mulai dari layanan,
proses, aktifitas dan teknologi yang berjalan.
- Tujuan
dari ITIL ( Information Technology Infrastructure Library)
Tujuan Information Technology Infrastructure
Library (ITIL) adalah untuk menyediakan petunjuk untuk praktek
terbaik dalam manajemen layanan teknologi informasi. Ini mencakup pilihan yang
dapat diapdopsi dan diadaptasi oleh organisasi berdasarkan kebutuhan bisnisnya,
keadaan, dan kedewasaan dari penyedia layanan.
1.
Meningkatkan kepuasan pengguna dan pelanggan terhadap layanan IT
2.
Memperbaiki ketersediaan layanan, yang berpengaruh secara langsung dalam
meningkatkan keuntungan dan pendapatan bisnis.
3.
Menghemat keuangan, dari pengurangan kerja, kehilangan waktu
4.
Memperbaiki manajemen sumber daya dan keguanaan
5.
Memperbaiki pembuatan keputusan dan mengoptimalkan resiko
6.
Memperbaiki waktu terhadap pasar untuk produk baru dan layanan
http://articleren.blogspot.com/2018/05/tujuan-dari-information-technology.html
https://id.wikipedia.org/wiki/ITIL
https://kupasti.wordpress.com/2018/04/11/komponen-dari-information-technology-infrastructure-library/
http://articleren.blogspot.com/2018/05/tujuan-dari-information-technology.html
https://id.wikipedia.org/wiki/ITIL
https://kupasti.wordpress.com/2018/04/11/komponen-dari-information-technology-infrastructure-library/
Komentar
Posting Komentar